Saturday, July 31, 2010

Perkenankanlah Aku MencintaiMu Semampuku~

*Sedang saya mencari buku-buku didalam kotak buku saya malam tadi kerana ada junior yang ingin memeinjam buku. Saya terjumpa helaian kertas yang pernah diberikan naqibah usrah saya. Menarik untuk kita hayati.


PERKENANKANLAH AKU MENCINTAIMU SEMAMPUKU


Ya Allah, Ya Tuhanku

Perkenankan aku mencintaiMu semampuku


Tuhanku

Aku masih ingat saat pertama dulu aku belajar mencintaiMu

Lembar demi lembar kitab kupelajari

Untai demi untai kata-kata para ustaz kuresapi

Tentang cinta para nabi

Tentang kisah para sahabat

Tentang mahabbah para sufi

Tentang kerinduan para syuhada

Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam

Kutumbuhkan dalam mimpi-mimpi dan idealisme yang mengawang di awan


Tapi Rabbi

Berbilang detik, minit, jam, hari, bulan dan kemudian tahun berlalu

Aku berusaha mencintaiMu dengan cinta yang paling utama

Tapi aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untukMu

Aku makin merasakan gelisahku membadai

Dalam cita yang mengawang

Sedang kakiku mengambang tidak menjejak bumi

Hingga aku terhempas dalam jurang nan kegelapan


Wahai Ilahi

Kemudian berbilang detik, minit, jam, hari, bulan dan tahun berlalu

Aku cuba merangkak, mengapai permukaan bumi

Dan menegakkan jiwaku kembali

Menatap, memohon dan menghibaMu

Allahu Rahim, Ilahi rabbi

Perkenankanlah aku mencintaiMu semampuku

Perkenankanlah aku mencintaiMu sebisaku

Dengan segala kelemahanku


Ilahi

Aku tak sanggup mencintaiMu

Dengan kesabaran Nabi Ayub, Musa, Isa hingga Al-Mustafa

Kerana itu izinkanlah aku mencintaiMu

Melalui keluh kesah pengaduanku padaMu

Atas derita batin dan jasadku

Atas sakit dan ketakutanku


Rabbi

Aku tak mampu mencintaiMu seperti Abu Bakar

Yang menyedekahkan seluruh hartanya

Dan hanya meninggalkan Engkau dan RasulMu bagi diri dan keluarga

Atau layaknya menjadi Umar yang menyerahkan separuh harta demi jihad

Atau Uthman yang menyerahkan 1000 ekor unta untuk syiarkan DeenMu

Jua seperti Ali dengan semangat kepahlawanannya


Maka Ya Allah

Izinkan aku mencintaiMu

Melalui seratus dua ratus perak yang terhulur

Pada tangan-tangan kecil di perempatan jalan

Pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di tepi-tepi jambatan

Pada makanan-makanan sederhana yang terkirim ke handai taulan


Ilahi

Aku tak mampu mencintaiMu

Dengan kusyuknya solat salah seorang sahabat NabiMu

Hingga tiada terasa anak panah musuh terhunjam di kakinya

Kerana itu Ya Allah

Perkenankanlah aku bertatih menggapai cintaMu

Dalam solat yang cuba kudirikan teragak-agak

Meski ingatan kadang melayang ke pelbagai permasalahan dunia


Rabbi

Aku tak dapat beribadah ala para sufi rahib

Yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta denganMu

Maka izinkanlah aku untuk mencintaiMu dalam satu dua rakaat lailku

Dalam satu dua sunnah nafilahMu

Dalam desah nafas kepasrahan tidurku


Ya Maha Rahman

Aku tak mampu mencintaiMu

Bagai para alhafiz dan hafizah

Yang menuntaskan kalamMu dalam satu putaran malam

Dari itu

Perkenankanlah aku mencintaiMu

Melalui selembar dua lembar tilawah harianku

Lewat lantunan seayat dua ayat hafazanku


Ya Rahim

Aku tak mampu mencintaiMu semisal Sumaiyah

Yang mempersembahkan jiwa demi tegaknya DeenMu

Seandainya para syuhada yang menjual dirinya dalam jihad

Maka perkenankanlah aku mencintaiMu

Dengan mempersembahkan sedikit bakti dan pengorbanan untuk dakwahMu

Maka izinkanlah aku mencintaiMu semampuku

Dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru


Allahu Karim

Aku tak mampu mencintaiMu di atas segalanya

Bagai Ibrahim yang rela tinggalkan putera dan zaujauhnya

Dan patuh mengorbankan pemuda penyejuk matanya

Maka izinkanlah aku mencintaiMu di dalam segalanya

Izinkan aku mencintaiMu

Dengan mencintai keluargaku

Dengan mencintai sahabat-sahabatku

Dengan mencintai manusia dan alam seluruhnya


Allahu Rahman Ilahi Rabbi

Perkenankanlah aku mencintaiMu semampuku

Agar cinta itu mengalun dalam jiwa

Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku selamanya...


No comments: